preloader
preloader
Tiga SPNF SKB di Kukar Dapat Kucuran DAK Dari Pemerintah Pusat
blog-thumb

Tiga SPNF SKB di Kukar Dapat Kucuran DAK Dari Pemerintah Pusat

Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2018 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,4 Miliar yang diperuntukkan bagi 3 (tiga) Lembaga Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yakni SPNF SKB Tenggarong, Kota Bangun dan Muara Jawa.

Kepastian kucuran dana DAK tersebut ditandai dengan Penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding) langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hifsi G Fahrannas diikuti oleh tiga kepala SPNF SKB Kukar, berlangsung di Ruang Pertemuan Disdikbud, Tenggarong, Selasa (27/3/2018). Adapun penggunaan dana DAK dari pemerintah pusat tersebut telah tersusun dalam perencanaan pembangunan, seperti SPNF SKB Kota Bangun dengan pelaksanaan pembangunan 4 (empat) Unit gedung Baru (UGB) dengan nilai Rp736.064.000. Kemudian SPNF SKB Muara Jawa pembangunan 3 (tiga) UGB lokal dengan nilai Rp 515.416.000 dan Kepala SPNF SKB Tenggarong berupa renovasi 2 (dua) lokal ruang belajar nilai Rp240.000.000.

Kadisdikbud Kukar Hifsi G Fahrannas bersyukur atas kucuran dana DAK dari pemerintah pusat yang akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana belajar pendidikan non formal. “Saya menyakini SPNF SKB yang ada di Kutai Kartanegara kedepannya akan lebih baik dan terus mendapat dukungan tidak hanya dari pemerintah daerah melainkan dari pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Hifsi, perluasan pembangunan seperti fasilitas penunjang, pemenuhan tenaga pendidik  dalam hal ini pamong belajar terus dilakukan perbaikan dan peningkatan sehingga mutu program yang dilaksanakan SPNF SKB akan berdampak terhadap kualitas pendidikan non formal di Kukar. “Pemkab Kukar tidak berdiam diri untuk memenuhi fasilitas SPNF SKB, termasuk dukungan program, pendidikan masyarakat, kursus dan pelatihan, serta pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan akan ditingkatkan,” ujarnya.

Hifsi juga meminta kepada semua Kapala SPNF SKB penerima DAK agar selalu  berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tim Kabupaten, agar pelaksanaan DAK sesuai dengan peraturan perundangan.

“Saya minta lakukan koordinasi dengan Disdikbud terkait penggunaan dana DAK secara transparan dan tetap berpegang kepada Petunjuk operasional DAK Fisik dan Petunjuk Teknis Penggunaan, termasuk peruntukannya harus menjadi perhatian semuanya termasuk dalam pertanggung jawabannya,”. Pinta Hifsi. (Medsi01)

Categories: KUTAI KARTANEGARA

Sudah Dibaca sebanyak 0 Kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Terkait

Image

Surat Edaran Plt Bupati Kukar Perpanjangan Ketiga Penerapan Pembatasan Sosial di Masa Pandemi Covid-19

Plt Bupati Kutai Kartanegara Chairil Anwar menerbitkan surat edaran No B-2714/DINKES/065.11/10/2020 tentang Perpanjangan Status Pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Relaksasi dan Penerapan Pembatasan Sosial Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Covid-19 dalam Wilayah Kutai Kartanegara untuk ya...

Image

PRESS RELEASE BUPATI KUKAR

Pada hari sabtu 25 April 2020 terdapat 1 (satu) kasus positif COVID19 di Kab. Kutai Kartanegara jenis kelamin laki laki usia 22 tahun. Riwayat pasien dgn perjalanan dari kota Malang tiba di KUKAR tgl 4 April 2020 dan masuk RSUD AM PARIKESIT dengan keluhan demam hari ke empat, suhu 40.1 derajat selsi...

Image

Edi Digotong Perahu Karet saat Pembukaan perkemahan Wirakarya

Diskominfo-- Pembukaan perkemahan Wirakarya di Bumi Perkemahan Desa Batu Batu, Kecamatan Muara Badak, Kukar berlangsung meriah, Senin (27/8) mulai pukul 08.00. Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar sekaligus Plt Bupati Kukar Edi Damansyah ikut hadir dalam acara perkemahan yang mempertemukan ...