Gerakan Menuju 100 Smart City

Jakarta 04 Nopember 2019

 

Kementrian Kominfo- Menyelenggarakan, Pameran Expo,Gerakan Menuju 100 Smart City,yang berlangsung di Gedung Balai Sudirman,jln Dr.Saharjo, No 268, Menteng Kec Tebet Jakarta Selatan,Daerah khusus Ibu Kota Jakarta,menarik antusiasme yang tinggi dari para pengunjung.
 
Pameran Expo Gerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan dari tanggal 04 sampai 06 Nopember 2019 tersebut Dibuka langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate,diikuti 76 booth/stand yang terdiri dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan beberapa sektor Perusahaan lainnya,
 
Menkominfo Johnny Gerard Plate Dalam sambutan nya menjelaskan 
Smart city merupakan sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan effisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.
 
Smart city merupakan sebuah impian dari hampir semua Negara di dunia. Dengan Smart City, berbagai macam data dan informasi yang berada di setiap sudut kota dapat dikumpulkan melalui sensor yang terpasang di setiap sudut kota, dianalisis dengan aplikasi cerdas, selanjutnya disajikan sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui aplikasi yang dapat diakses oleh berbagai jenis gadget. Melalui gadgetnya,secara interaktif pengguna juga dapat menjadi sumber data, mereka mengirim informasi ke pusat data untuk dikonsumsi oleh pengguna yang lainnya.
 
setelah melakakukan seremoni pembukaan Pameran Expo Gerakan Menuju 100 Smart City Menkominfo RI Bpk Jhonny Gerard Plate mengunjungi Booth/Stan Diskominfo Kutai Kartanegara disambut Kepala Dinas,Seketaris dan beberapa pejabat Diskominfo Kutai Kartanegara.
 
Smart city sendiri merupakan program unggulan pemerintah pusat dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.
Kabupaten Kutai Kartanegara mulai tahun 2019 ini masuk dalam 100 kota yang di fasilitasi sebagai Smart City atau Kota Pintar
 
Adapun materi yang akan ditampilkan Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pameran Expo Gerakan Menuju 100 Smart City diantaranya video dan buku profil kegiatan organisasi perangkat daerah OPD, disesuaikan dengan tupoksi masing2 dan cluster smart city yang ditetapkan panitia .
 
Menurut Kepala Dinas Diskominfo kukar,H.Bahteramsyah, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD)dan pihak kecamatan.hal ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat dari hilir sampai hulu kecamatan kutai kartanegara mengenai terobosan cerdas dimasing masing Instansi OPD
 
salah satu contoh di Diskominfo Kutai Kartanegara sendiri ,masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai pelayanan seperti penyedian jaringan wifi gratis,dan lain sebagainya.
 
Konsep Smart City dibangun berdasarkan 6 indikator dengan berlandaskan Cyber Security, yaitu Smart government,smart economy,smart society,smart living,smart environment,smart branding.
 
Dengan mengoptimalkan keenam indikator tersebut dan connectivity yang semakin berkembang, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup di masa depan, agar sejalan dengan pertumbuhan populasi di kota-kota 
besar.Konsep Kota Pintar ( smart city) diyakini bisa menjadi solusi atas persoalan pembangunan di banyak negara.
 
Smart city didesain untuk mampu meningkatkan produktivitas manusia lewat penataan dan pengelolaan kota yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam semua aspek.
 
Smart city (kota pintar) dikembangkan menjadi mesin ekonomi dan produktivitas yang pada akhrinya menjadikan masyarakatnya sehat, produktif, dan sejahtera.
 
“Kota pintar bisa terwujud dengan adanya dukungan pembangunan infrastruktur, teknologi, budaya, dan lainnya,” 
 
Smart City(kota pintar)saat ini bukan lagi sebuah pilihan tapi sudah menjadi keharusan dalam mengantisipasi dan menyelesaikan permasalahan secara cepat dan tepat untuk melayani masyarakat.
 
(heriyanto)

Share This Post: