preloader
preloader
Dilakukan Secara Virtual, Tim Kemenkominfo Tinjau Program Smart City Kutai Kartanegara
blog-thumb

Dilakukan Secara Virtual, Tim Kemenkominfo Tinjau Program Smart City Kutai Kartanegara

Dalam rangka terwujudnya Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kemenko Bidan Perekonomian, Kementerian keuangan, Kementerian PAN dan RB serta Kompas Gramedia menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Kab/Kota Smartcity pada periode 2017-2019. 
 
Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri telah masuk dalam program tersebut sejak tahun 2017.Untuk melihat bagaimana program ini berjalan, Kemenkominfo RI melakukan Peninjauan Lapangan untuk melakukan evaluasi serta pembimbingan terhadap perkembangan hasil yang telah dicapai.
 
Berbeda dari tahun lalu, Tinjauan Lapangan tahun ini dilaksanakan secara daring dikarenakan adanya pandemi Covid-19. 
 
Dalam tinjauan lapangan secara daring yang dilaksanakan selama 2 hari yakni Kamis (03/06/2021) hingga Jum'at (04/06/2021).
 
Barry Simorangkir selaku pembimbing Smart City dari Kemenkominfo memaparkan Sosialisasi Manajemen Resiko, Self Assessment Smart City serta pembahasan kuisioner Kesiapan Pemerintah Daerah untuk memenuhi SNI 37122:2019. 
 
Ada 6 Dimensi yang ditinjau kali ini, Smart Government dengan layanan aplikasi Idaman RT dari Disdukcapil, Smart Living dengan layanan Simpel BPJS dari RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja, Smart Branding dengan Kukar Asia Wonders dari Dinas Pariwisata, Smart Economy dengan UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM, Smart Environment dengan Bank Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan yang terakhir Smart Society dengan Kelompok Informasi Masyarakat dari Dinas Komunikasi dan Informatika. 
 
Dari masing-masing dimensi, OPD terkait menghadirkan 5 orang responden yang akan diwawancara. Dalam wawancara tersebut, responden diminta menyampaikan saran masukan terhadap inovasi yang dilakukan oleh OPD terkait. 
 
Dari 30 responden yang diwawancara sebagian besar baru mengenal istilah Smart City. "Sepertinya Dinas Komunikasi dan Infomatika masih memiliki PR besar untuk dapat mensosialisasikan program Smart City ini kepada masyarakat," kata Barry.

Categories: KOMINFO

Sudah Dibaca sebanyak 16 Kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Terkait

Image

Akan Bentuk LPPL, Diskominfo Kukar Sambangi Kabupaten Paser

Dengan digulirkannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, dinyatakan bahwa Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) di seluruh Indonesia harus merubah kelembagaannya menjadi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL).   Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Komunikasi dan...

Image

Diskominfo Kukar Gelar Bimtek TOT Pengelolaan PPID dan Aduan Publik

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hari ini, Kamis 10 Juni 2021, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) TOT (Training of Trainer) Pengelolaan PPID dan Aduan Publik. Kegiatan Bimtek TOT Pengelolaan PPID dan Aduan Publik yang berlangsung selama ...

Image

Menang 3-2 Atas Tim BPKAD, FC Diskominfo Kukar Makin Percaya Diri Untuk Lakukan Laga Selanjutnya

FC Diskominfo Kukar berhasil menang atas FC BPKAD Kukar dengan skor 3-2 pada laga persahabatan di Stadion Rondong Demang Tenggarong, Selasa (07/07/2020) sore.   Pada babak pertama, tim Diskominfo membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 15 menit lewat tendangan Rahmadi. Namun keunggul...