preloader
preloader
Di Atas Kapal Sambil Susur Sungai, Diskominfo Kukar Sosialisasikan KIM di Muara Muntai
blog-thumb

Di Atas Kapal Sambil Susur Sungai, Diskominfo Kukar Sosialisasikan KIM di Muara Muntai

Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) melalui melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Muara Muntai. 
 
Kegiatan sosialisasi ini digelar Rabu (5/7/2020) kemarin di atas kapal, lengkap dengan suguhan aneka kuliner yang dikelola PKK Muara Muntai Ulu.
 
Sosialisasi KIM ini diikuti oleh sejumlah remaja dan ibu-ibu PKK setempat, serta Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain.
 
Diskominfo Kukar melalui Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Ahmad Rianto dan Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik Hermawan saat memberikan materi kepada peserta menjelaskan tentang pentingnya Kelompok Informasi Masyarakat.
 
Menurut Ahmad Rianto, KIM adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif, yang aktivitasnya melakukan pengelolaan data dan informasi serta pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan yang memiliki nilai tambah. “Serta dapat berfungsi dan berguna untuk masyarakat,” ungkapnya.
 
Sementara dikatakan Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain, Muara Muntai Ulu merupakan satu dari 13 desa di Kecamatan Muara Muntai, dengan luas mencapai 713 km persegi.
 
“Desa Muara Muntai Ulu dihuni oleh 2.550 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 117 KK yang tersebar di 12 RT. Desa kami terus bersolek dalam memperkenalkan ekonomi wisata desa. Ini lahir dari keinginan saya dan warga dalam memperkenalkan desa ini dari sisi potensi wisata,” ujar Husain. 
 
Dipilihnya konsep wisata tersebut lantaran wilayah desa yang dipimpinnya memang tepat berada di bibir sungai Mahakam. “Delapan bulan yang lalu, dibenak saya adalah bentangan sungai ini bisa menjadi salah satu objek wisata desa bagi para pelancong,” katanya.
 
Rencana Muara Muntai Ulu membentuk 13 KIM disambut baik oleh Diskominfo Kukar. Hal ini langsung ditanggapi Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik, Hermawan.
 
Hermawan mengapresiasi sejumlah desa yang akan membentuk KIM. “Semangat Desa dalam membentuk KIM patut diapresiasi. Sejauh ini kami hanya mengira 1 Desa 1 KIM. Namun dalam kenyataannya mereka membentuk KIM hingga tingkat RT. Ini yang saya katakan sangat luar bisa,” ujar Hermawan.
 
Diakui Hermawan, motor penggerak KIM di setiap RT berawal dari ide Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, yang kemudian disusul oleh Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain, saat bertemu dengan Kabid PKP Diskominfo Kukar, Ahmad Rianto.
 
“Pembentukan KIM ini memang tidak terbatas. Hanya 1 di setiap Desa/Kelurahan. Namun sebuah Desa/Kelurahan bisa membentuk KIM lebih dari satu dengan tak terbatas pada 5 orang, mengingat KIM ini dibentuk dari masyarakat ke masyarakat,” jelas Ahmad Rianto.
 
Dirinya pun mengimbau kepada semua desa agar tidak kaku dalam membentuk KIM. “Dua Desa ini merupakan contoh sekaligus tolok ukur bagi desa lain dalam membuat KIM, mengingat KIM dalam mengolah informasi sangat penting dalam penyelenggaraan pembangunan di setiap wilayah,” tutupnya. (*)
 
(her)pkp

Categories: KOMINFO

Sudah Dibaca sebanyak 8 Kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Terkait

Image

Bidang E-Government Terima Penghargaan Capaian Kinerja Terbaik Dari Kepala Diskominfo Kukar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan penghargaan terbaik dalam capaian kinerja rencana kerja tahun 2020 untuk Semester I dan rencana kerja tahun 2021 kepada Bidang e-Government.   Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Diskomi...

Image

Akan Laksanakan Uji Konsekuensi Informasi Publik, Diskominfo Kukar Koordinasi Dengan Diskominfo Provinsi Kaltim

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pertemuan dengan Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (10/09/2020) siang, terkait rencana pelaksanaan uji konsekuensi terhadap informasi publik yang dikategorikan sebagai informasi yang ...

Image

Diskominfo Kukar Lakukan Pendampingan Implementasi Aplikasi SIED di Muara Jawa

Di era transparansi dan keterbukaan, akses informasi menuntut perubahan-perubahan sistem aplikasi pada pemerintah, khususnya pemerintah daerah yang sebelumnya close access menjadi open access. Artinya masyarakat menginginkan agar apa yang dilakukan pemerintah terhadap perencanaan, penganggaran dan...