preloader
preloader
blog-thumb

Bupati Edi Damansyah Serahkan BLT-DD Tahap III di Desa Loa Duri Ilir

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III telah dicairkan oleh Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kepada 156 keluarga penerima manfaat di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan. 

 

Bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu serta warga yang terdampak pandemi COVID-19 itu diserahkan secara langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah di desa Loa Duri Ilir, Selasa (14/7/2020) siang.

 

Menurut Bupati Kukar, kriteria utama penerima BLT-DD adalah mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat Pandemi COVID-19. "Kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian adalah kriteria utama. Kemudian, data itu dikonsultasikan atau dicek dengan data terpadu kesejahteraan nasional. Jika nama calon penerima ada dan belum dapat bantuan, maka yang bersangkutan akan menerima BLT Dana Desa," ujarnya.

 

Selain mereka yang kehilangan pekerjaan, lanjutnya, kriteria penerima BLT-DD adalah seseorang yang belum mendapatkan dana Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, dan belum menerima bantuan Jaring Pengaman Sosial lainnya dari pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

 

"Pendataan masyarakat yang tidak mampu diserahkan sepenuhnya ke desa masing-masing. Pemerintah Daerah hanya memberi arahan dari skala penggunaan dana desa supaya sesuai kebijakan pembangunan nasional," ucap Edi menambahkan.

 

Di sela sela acara penyerahan BLT-DD, Bupati Edi Damansyah juga melakukan penyerahan SK kepada pengurus Raga Pantas (Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan dan Atasi Stunting) desa setempat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kukar mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada tim yang telah melaksanakan penyelesaian kasus stunting yang menjadi pehatian khusus bagi Pemkab Kukar. "Tim ini harus betul-betul bisa menyusun konsep yang terintegrasi dalam dokumen perencanaan untuk mengatasi persoalan di masyarakat," tegas Edi Damansyah.

 

Seperti diketahui, Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek atau berperawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

 

Sebelum kembali ke Tenggarong, Bupati Edi Damansyah berkesempatan untuk meninjau pembangunan Masjid Jami'Al-Huda di RT 3 Desa Loa Duri Ilir.

 

Turut hadir pada kegiatan kunjungan kerja Bupati Kukar di Desa Loa Duri Ilir di antaranya adalah Camat Loa Janan Muhaji beserta pejabat Muspika Loa Janan, Kepala Bappeda Kukar Wiyono, Kepala Bapemas Kukar Dafip Haryanto, serta Kepala Dinas Sosial Kukar Didi Ramyadi.

 

(her)pkp

Categories: KUTAI KARTANEGARA

Sudah Dibaca sebanyak 4 Kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Terkait

Image

Luncurkan Layanan Online, Disdukcapil Kukar Hentikan Layanan Via Whatsapp

Luncurkan Layanan Online, Disdukcapil Kukar Hentikan Layanan Via Whatsapp   Terhitung mulai hari Kamis, 2 April 2020 Dinas Dukcapil hentikan layanan via aplikasi whatsapp dalam layanan  dokumen kependudukan. Disdukcapil Kukar beralih pada aplikasi berbasis web dalam memberikan layana...

Image

Pasien Kedua Sembuh, Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Kukar Capai 100 Persen  

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyampaikan kabar gembira terkait sembuhnya pasien kedua yang terinfeksi COVID-19 dalam konferensi pers di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (16/4) malam.   Pasien COVID-19 yang baru tersebut adalah Malia M Lenakoy (37), warga desa Karang...

Image

Tiga SPNF SKB di Kukar Dapat Kucuran DAK Dari Pemerintah Pusat

Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2018 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,4 Miliar yang diperuntukkan bagi 3 (tiga) Lembaga Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (S...