preloader
preloader
Kepala Disdukcapil Kukar: KTP-el dan Dokumen Kependudukan Yang Gunakan TTE Tidak Perlu Dilegalisir
blog-thumb

Kepala Disdukcapil Kukar: KTP-el dan Dokumen Kependudukan Yang Gunakan TTE Tidak Perlu Dilegalisir

Pada saat penerimaan siswa baru, sejumlah lembaga pendidikan biasanya mensyaratkan lampiran fotokopi dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga atau Akte Kelahiran yang telah dilegalisir. Hal yang sama terkadang juga diminta perusahaan saat merekrut karyawan baru, serta lembaga pembiayaan saat melayani pengajuan kredit atau pinjaman dana dari masyarakat.
 
Namun ternyata tidak semua dokumen kependudukan harus dilegalisir. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara, Muhammad Iryanto, S.Sos, M.Si, hanya dokumen kependudukan lama yang masih menggunakan tanda tangan basah yang bisa dilegalisir.
 
"Sedangkan KTP-el serta dokumen kependudukan terbaru yang sudah ada tanda tangan elektronik (TTE) atau QR Code tidak perlu lagi dilegalisir. Ini sesuai ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan," kata Iryanto ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (01/07/2020).
 
Ditambahkan Iryanto, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh instansi vertikal, OPD di lingkungan Pemkab Kukar dari tingkat Kabupaten hingga desa/kelurahan, lembaga pendidikan, BUMN/BUMD, lembaga perbankan hingga lembaga pembiayaan, untuk memberikan pemahaman tentang pelayanan administrasi kependudukan.
 
Mengingat ketentuan ini bersifat nasional dan agar pelayanan publik dapat berjalan efektif dan efisien, Kepala Disdukcapil meminta agar semua pihak meninjau ulang persyaratan layanan publik yang berkenaan dengan dokumen kependudukan agar menyesuaikan dengan hirarki tata urutan perundang-undangan, serta menyampaikan secara berjenjang pada unit kerja dibawahnya ataupun menyampaikan informasi ini kepada atasannya.
 
Bagi lembaga/institusi yang ingin mengetahui keabsahan dokumen kependudukan, lanjutnya, bisa memindai TTE atau QR Code yang ada pada dokumen kependudukan. "Kalau KTP-el, setiap lembaga pengguna bisa menggunakan alat pembaca KTP-el card reader dengan memindai sidik jari si pemegang KTP-el," jelasnya.
 
Dalam surat edaran tersebut, Kepala Disdukcapil Kukar juga menyampaikan bahwa terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020, seluruh dokumen kependudukan, kecuali KTP-el dan KIA (Kartu Identitas Anak), dicetak hanya dengan menggunakan kertas HVS putih 80 gram ukuran A4 tanpa bingkai/hiasan seperti dokumen kependudukan pada umumnya dan tidak menggunakan security printing.
 
Lebih lanjut ditambahkan Iryanto, bagi perangkat daerah/instansi/lembaga pengguna yang mensyaratkan batas minimal waktu berdomisili penduduk agar mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan mengingat pencetakan Kartu Keluarga dapat dilakukan setiap saat sepanjang ada peristiwa kependudukan dan perubahan elemen data penduduk tersebut.
 
Kemudian, setiap perangkat daerah/instansi/lembaga pengguna yang akan memanfaatkan data kependudukan untuk kepentingan layanan publik dapat mengakses data kependudukan dengan terlebih dahulu melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Disdukcapil Kukar. "Kecuali bagi lembaga yang sudah melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri," ujarnya.
 
Dalam hal terdapat perbedaan antara dokumen kependudukan yang dipegang oleh warga berbeda dengan database kependudukan pada Disdukcapil Kukar, lanjutnya, maka yang digunakan adalah data penduduk yang ada pada database Disdukcapil Kukar, dan dengan azas cantrarius actus Kepala Disdukcapil Kukar dapat membatalkan dokumen kependudukan tersebut. (maw)

Categories: KUTAI KARTANEGARA

Sudah Dibaca sebanyak 8 Kali

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Terkait

Image

Wabup Kukar Chairil Anwar Pimpin Apel Persiapan Pelaksanaan PPKM

Sebagai persiapan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir pekan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Wakil Bupati H. Chairil Anwar memimpin apel gabungan persiapan sosialisasi Surat Edaran Bupati tentang tindak lanjut instruksi Gubernur Kaltim terkait ...

Image

Pobsi Kukar Selenggarakan Kejurkab Kukar Nine Ball Seri Pertama

Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Kutai Kartanegara hari ini, Sabtu (11/01) selenggarakan Kejurkab Biliar Kukar Nine Ball Seri 1 tahun 2020.  Kejuaraan yang diselenggarakan di Delta Pool House ini dibuka oleh Ketua Umum KONI Kukar Rahman. Hadir dalam acara...

Image

Penambahan 8 Kasus Baru, Kasus Positif COVID-19 di Kukar Jadi 93 Kasus

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini mengalami peningkatan menjadi 93 kasus. Melonjaknya kasus positif COVID-19 di Kukar terjadi setelah terdapat penambahan 8 kasus baru  per 15 Juli 2020.   Menurut Kepala ...